12 Juta Dolar Biaya Pemulihan Kerusakan Terumbu Karang, Raja Ampat

This handout from the Indonesia Marine Security Agency taken on March 13, 2017 and released on March 14 shows corals damaged by a cruise ship in Raja Ampat in eastern Indonesia. British-owned cruise ship has smashed into and damaged pristine coral reefs in Raja Ampat, a remote corner of Indonesia known as one of the world's most biodiverse marine habitats, researchers and officials said on March 14. / AFP PHOTO / INDONESIA MARINE SECURITY AGENCY / BAKAMLA / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO /INDONESIA MARINE SECURITY AGENCY/BAKAMLA " - NO MARKETING - NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS
Foto yang diambil oleh Bakamla tanggal 13 Maret 2017 dan disiarkan tanggal 14 Maret 2017 memperlihatkan kerusakan karang Raja Ampat yang ditabrak oleh Kapal pesiar milik Inggris yang mengakibatkan kerusakan terumbu karang yang sangat parah dan sangat luas/AFP PHOTO/Bakamla ” 

|Lautindo|Pariwisata|Raja Ampat – Pemerintah sangat serius untuk memulihkan kerusakan Terumbu Karang yang ditabrak oleh Kapal Pesiar Inggris “Caledonia Sky” pada tanggal 04 Maret yang lalu.

Kapal bermuatan 102 turis dan dilayani 79 kru tersebut ditengarai melaju di atas lautan yang sedang surut sehingga menciderai 13.500 meter persegi terumbu karang yang perbaikannya akan memakan waktu 10 tahun, sehingga dibutuhkan dana sekitar 16,2 juta dollar.

Menurut salah satu penerbitan Conservation International, Laut Raja Ampat yang terletak di antara Lautan Facific dan Lautan Hindia ini memiliki kekayaan 1.400 jenis ikan dan 603 species Karang sehingga diberi tempat tertinggi di dunia sebagai surga bagi para pencinta laut.

Siaran pers Kementerian Kordinator bidang kemaritiman maupun dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diterima Lautindo hari ini menegaskan keseriusan pemerintah untuk menangani kecelakaan ini.

Share Button

Comments

comments

Translate »