Ditjen Hubla Mantapkan Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2018

Mudik Gratis Angkutan Laut 2018
Mudik Gratis Angkutan Laut 2018

| LAUTINDO | Transport | Jakarta | Dalam rangka memantapkan koordinasi antar instansi, penyedia jasa maupun asosiasi terkait yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Laut Lebaran tahun 2018 (1439 H) di Redtop Hotel & Convention Centre, Jakarta. “Ditjen Hubla Mantapkan Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2018”.

Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo yang dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Chandra Irawan dan juga perwakilan dari BMKG, BASARNAS, TNI AL, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, para Kepala UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, para operator (perusahaan penyedia jasa), serta seluruh stakeholders terkait di bidang pelayaran.
Dalam sambutan pembukaannya, Dirjen Agus menyampaikan bahwa pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 adalah tugas mulia yang harus dikerjakan dengan rasa tanggung jawab tinggi, karena diprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sebanyak 39.333 orang atau 3% lebih tinggi dibandingkan realisasi jumlah penumpang tahun 2017 yang berjumlah 1.736.032 orang.
“Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah penumpang adalah ditetapkannya tambahan cuti bersama libur lebaran 2018 menjadi 10 hari oleh Pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo.
 Lebih lanjut, Agus juga menginstruksikan seluruh jajarannya agar lebih intensif dalam melaksanakan uji kelaiklautan kapal di seluruh pelabuhan, terutama pada pelabuhan yang melayani angkutan laut lebaran, termasuk pelabuhan penyeberangan. “Hal ini penting dilakukan untuk memastikan kondisi kapal dalam keadaan laiklaut, sehingga dapat melayani penumpang pada masa Angkutan Laut Lebaran 2018 mendatang,” tegas Agus.
Agus menambahkan, bahwa selain dilaksanakan oleh seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, tim terpadu kantor Pusat Kementerian Perhubungan juga akan diterjunkan untuk melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal di beberapa lokasi pelabuhan antara lain Merak, Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Sampit, Kumai, Batam/Tanjung Balai Karimun, Semarang, Bau-Bau, Gorontalo dan Samarinda.
“Bulan Mei ini tim terpadu Kantor Pusat sudah melakukan uji petik di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Samarinda dengan hasil yang terbilang cukup baik dan siap melayani Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018,” jelas Agus.
 
Lebih lanjut, dalam sambutannya Agus juga sempat membahas mengenai peristiwa ledakan bom yang terjadi di Surabaya. Menanggapi peristiwa terror tersebut, Agus menginstruksikan pada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang bertugas untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan serta pengawasan di sekitar wilayah kerja masing-masing.
“Saya telah mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan kepada seluruh petugas di lapangan untuk meningkatkan koordinasi, sinergitas dan soliditas dengan pihak keamanan dan stakeholder terkait di sekitar Pelabuhan serta menindak tegas segala bentuk aksi yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan dan kelancaran pelayanan transportasi laut pada masyarakat,” tegas Agus.
Selain itu, Agus juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengedepankan kesabaran dan kejujuran dalam memberikan pelayanan, serta menghindarkan diri dari perbuatan arogan dan perilaku tidak terpuji selama melaksanakan tugas.
“Kami menghimbau kepada pengguna jasa transportasi laut untuk bekerja sama dalam mewujudkan transportasi laut yang aman, selamat, tertib dan nyaman. Jagalah fasilitas-fasilitas keselamatan yang ada di atas kapal, patuhi peraturan yang ada, dan jangan tergoda atau memberikan celah pada perbuatan-perbuatan tidak terpuji,” tukas Agus.
Share Button

Comments

comments

Translate »