Hadapi MEA, APTRINDO Deklarasikan Truk sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Kyatmaja APTRINDO| LAUTINDO | TRUK | JAKARTA | Bertempat di kantor Jakarta International Terminal Container, Tanjung Priok, Jakarta, hari ini, 13 Maret 2017, Kementerian Perhubungan bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan Jakarta Internaional Terminal Container (JICT) mendeklarasikan Truk sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Deklarasi ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan berlalulintas, dan sebagai salah satu wujud upaya menekan tingginya jumlah kecelakaan yang melibatkan armada truk.

Wakil Ketua Aptrindo Bidang Distribusi dan Logistik, Kyatmaja Lookman mengatakan bahwa keselamatan dalam lalulintas menjadi kebutuhan semua pihak, baik pengendara, penumpang, pejalan kaki, maupun pengguna jalan umumnya.

Kyatmaja Lookman menambahkan, “Kita juga tahu bahwa truk memberikan konstribusi terjadinya kecelakaan lalulintas. Untuk itu Kemehub sudah tepat mengajak APTRINDO untuk turut serta melakukan gerakan keselamatan berlalulintas sebagai wujud kontribusi kepada negara dalam mewujudkan keselamatan berlalulintas,”.

Selain sebagai kontribusi kepada negara, deklarasi ini juga ditujukan sebagai aksi antisipatif mengahadapi pasar terbuka masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), dibutuhkan standar keamanan dan keselamatan berlalulintas dalam melakukan pengiriman barang, khususnya dengan menggunakan truk, sehingga barang yang dikirim akan tiba tepat waktu dalam keadaan baik dan selamat seperti dalam pemuatan. Hadapi MEA, APTRINDO Deklarasikan Truk sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.

Keselamatan dalam bisnis Trucking sangat dituntut oleh para pengusaha pemilik barang dari para pemilik truk. Apalagi sekarang ini sudah terbuka bisnis trucking se ASEAN. Maka keselamatan barang, kecepatan pengiriman barang sangatlah dituntut.

Dibutuhkan tekad dan komitmen dalam menjaga dan meingkatkan kelesamatan berlalu lintas, yang diantaranya:

  1. Meningkatkan Keterampilan Pengemudi
  2. Meningkatkan Disiplin  ‘membaca & patuh’ terhadap rambu rambu lalu lintas
  3. Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap barang yang dibawa
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas menjadi kebutuhan semua pengendara dan pengguna jalan. Pengemudi atau sopir truk adalah ujung tombak dari pengusaha truk. Apabila sopir mempunyai disiplin yang baik dalam menjalankan tugasnya, maka tingkat kecelakaan akan dapat ditekan, sehingga pengiriman barang milik pengusaha dapat sampai tujuan dalam keadaan selamat dan tepat waktu.
Semua pihak harus mengambil peran untuk menekan tingginya angka kecelakaan pada saat ini. “Sebagai wujud kontribusi APTRINDO kepada negara, APTRINDO turut serta dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas,” pungkas Kyat.
Share Button

Comments

comments

Translate »