promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Dampak Konvensi Air Pemberat – Ballast Water Convention – LAUTINDO

Dampak Konvensi Air Pemberat – Ballast Water Convention

IMO - The International Maritime Organization [maritimeolympiad.com]

| LAUTINDO | BWM | Jakarta | Lebih dari 90 persen perdagangan global diangkut melalui laut, dan setiap tahun terjadi transfer air pemberat (ballast water) sebanyak sampai 12 miliar ton terjadi di seluruh dunia. Air Pemberat digunakan untuk menjaga stabilitas dan trim kapal, dan untuk memastikan integritas strukturalnya. Hal ini biasanya dipompa karena kargo dibongkar dan dikosongkan saat kargo sedang ditempatkan di kapal.

Air Pemberat (ballast water) yang diambil di satu zona ekologi dan dibuang ke tempat lain dapat membawa organisme perairan invasif (yaitu: non-asli) yang dapat memiliki dampak buruk yang besar terhadap keanekaragaman hayati, ekonomi dan bahkan kesehatan masyarakat lokal setempat. Dampak Konvensi Air Pemberat – Ballast Water Convention.

Invasi biologis melalui media air pemberat adalah salah satu dari empat ancaman terbesar yang dihadapi kesehatan dan kelestarian kelautan dunia saat ini, di samping sumber pencemaran laut berbasis darat, eksploitasi sumber daya hayati laut yang berlebihan dan perubahan fisik dan penghancuran habitat laut.

Perlakuan yang tepat terhadap air pemberat, seperti yang dipersyaratkan oleh IMO dan otoritas terkait, akan secara aktif menghapus, membunuh atau menetralisir organisme sebelum dibuang.

IMC 2017 Email Blast Table Top-3
In depth “Ballast Water Entry Into Force 8 Sep 2017” click here.

Meskipun air pemberat sangat penting untuk operasional pelayaran modern yang aman dan efisien, air pemberat sekaligus juga dapat menimbulkan masalah ekologis, ekonomi dan kesehatan yang serius karena banyaknya spesies laut yang dibawa oleh air pemberat kapal. Ini termasuk bakteri, mikroba, invertebrata kecil, telur, kista dan larva dari berbagai spesies. Spesies yang ditransfer air pemberat dapat bertahan untuk membangun populasi reproduksi di lingkungan inang, menjadi spesies asli yang invasif, bersaing ketat dan berkembang biak menjadi proporsi hama.

Tanda-tanda pengenalan spesies asing telah diketemukan ilmuwan setelah terjadinya ganggang fitoplankton Asia Odontella (Biddulphia sinensis) di Laut Utara pada tahun 1903. Namun baru pada tahun 1970an, komunitas ilmuwan mulai meninjau kembali masalah tersebut secara rinci. Pada akhir 1980-an, Kanada dan Australia termasuk di antara negara-negara yang mengalami masalah tertentu dengan spesies invasif, dan mereka membawa perhatian mereka pada perhatian Komite Perlindungan Lingkungan Laut IMO atau Marine Environment Protection Committee (MEPC) IMO.

From International Maritime Organization BWM Convention status. The BWM Convention will enter into force on 8 September 2017. The adoption of all the required Guidelines for the uniform implementation of the BWM Convention and the approval and certification of modern ballast water treatment technologies have removed the major barriers to the ratification of the instrument and a number of additional countries have indicated their intention to accede to this Convention in the near future.​

 

Daftar Disini - Click Here To Register
Daftar Disini – Click Here To Register

Masalah spesies invasif pada air pemberat kapal sebagian besar disebabkan oleh perluasan volume perdagangan dan lalu lintas selama beberapa dekade terakhir, karena volume perdagangan laut terus meningkat, masalahnya mungkin belum mencapai puncaknya. Efek di banyak wilayah di dunia telah menghancurkan. Data kuantitatif menunjukkan bahwa tingkat invasi biologis terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan dan area baru diserang sepanjang waktu.

  • Indonesia sudah meratifikasi Konvensi BWM
  • Konvensi BWM akan mulai berlaku pada tanggal 8 September 2017
  • Bagaimanakah dengan (kesiapan) Industri Pelayaran Indonesia?
Share Button

Comments

comments

One thought on “Dampak Konvensi Air Pemberat – Ballast Water Convention

Comments are closed.

Translate »