promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Benarkah Kapal Cantrang akan dimuseumkan ? – LAUTINDO

Benarkah Kapal Cantrang akan dimuseumkan ?

⁠⁠⁠⁠⁠Berita duka diterima oleh nelayan (ABK ), nahkoda cantrang, para pemilik kapal Cantrang, para pelaku usaha perikanan, tukang gerobak pengangkut ikan, tukang becak di pelabuhan Jongor Tegalsari, juga pekerja tambang cantrang (dogol) dan segenap keluarga besar sebagai dampak larangan cantrang. Mereka berduka atas pelarangan kapal cantrang per 31 des 2016 yang akan datang. Kematian kapal Cantrang ini akan meninggalkan banyak hutang, bagi buruh nelayan, bakul sayuran, dan para pemilik kapal cantrang, lantaran. Berita duka ini benar2 pukulan bagi para pelaku usaha perikanan…jenazah cantrang akan disemayamkan di masing2 rumah duka Tempat Pelelangan ikan (TPI) se indonesia.
lautindo Narmoko
Dirjen Narmoko berdialog dengan masyarakat perikanan
Oleh karena ketakutan ini, maka ketika Dirjen Perikanan Tangkap Narmoko datang di kantor Pelabuhan Perikanan Jongor Tegal, Para pelaku perikanan berkesempatan melakukan unjuk rasa dan menyampaikan keprihatinan mereka.
Riswanto salah seorang pengurus Paguyuban Nelayan Kota Tegal menanyakan solusi terkait larangan Cantrang (permen KP No 2 th 2015) namun Narmoko hanya menjawab bahwa Permen itu perintah undang-undang. Riswanto kemudian mendesak Dirjen agar pemerintah memikirkan dan memberi solusi, agar perekonomian dibidang perikanan tidak mati. Rombongan Narmoko sempat dihadang oleh para pemilik kapal, namun karena kunjungan dilakukan tanpa pemberitahuan kepada masyarakat perikanan, maka hanya segelintir nelayan yang mengikuti aksi penghadangan. Salah seorang pemilik kapal cantrang kemudian mencoba meminta no HP yang bisa dihubungi, Narmoko lalu memerintahkan stafnya Firdaus bagian kepelabuhanan untuk melayani.
Salah seorang pengurus Kapal Purursinne Tarmidi kemudian meminta penjelasan tentang lambatnya pengurusan perpanjangan SIPI dan surat2 lain, padahal sudah bayar PHP , yang sudah setahun belum jadi. Narmoko kemudian memerintahkan pada Firdaus untuk mengecek ke bagian perijinan.
Para meilik kapal cantrang merasa tidak puas pada jawaban-jawaban yg disampailkan narmoko, termasuk mengapa nelayan yang ditangkap di palembang. Dimana Narmoko menjelaskan bahwa penangkapan itu bukan kewenangannya, dan mempersilakan penanya bertanya sendiri ke aparat di palembang.
Menurut Basmi, salah seorang tokoh perikanan Nasional, Narmoko itu orangnya cuek dan jaim. Untuk itu dia mengharapkan masyarakat perikanan terus memperjuangkan agar peraturan yang merugikan Nelayan tidak dilaksanakan, dan negosiasi untuk win-win solution diciptakan.
Kelihatannya Pemerintah, dalam hal ini tim dari KKP sangat perlu mengajak para Nelayan melakukan dialog-dialog untuk mempersempit gap karena ketika Nelayan belum puas berdialog, muncullah kalimat, “Tadi teman2 nelayan teriak2 narmoko buru2 naik mobil, langsung tancap gas…

Share Button

Comments

comments

Translate »