Ketahui & Siasati Variasi Biaya Docking Kapal

Pemilik kapal sering khawatir dengan potensi dan variasi biaya perbaikan kapal di galangan kapal. Tidak bisa dipungkiri biaya docking kapal memang besar, namun hal itu sebanding dengan potensi pendapatan sebagai pemilik kapal, yang potensi pendapatannya relatif besar. “Ketahui & Siasati Variasi Biaya Docking Kapal”.

Share Button
Read more

Membaca Docking Plan; Memahami Stabilitas Dan Rencana Docking

Sering kali pemilik kapal, owner superintendent, dan galangan kapal mengabaikan pekerjaan membaca docking plan (rencana pengedokan). Tidaklah kita ketahui bersama bahwa membaca dan memahami gambar kapal yang namanya docking plan adalah fase kegiatan pengedokan kapal yang sangat penting. Proses docking dan undocking kapal dianggap pekerjaan yang bisa dilakukan dengan gaya terburu-buru dan bukan merupakan pekerjaan atau operasi kapal yang penting. Ini adalah anggapan yang sangat keliru. “Membaca Docking Plan; Memahami Stabilitas Dan Rencana Docking”.

Share Button
Read more

Potensi Bisnis! Water Ballast Management Plant

Pemberlakuan konvensi ballast water oleh IMO mulai tanggal 8 September 2017 dilihat PRAMARIN sebagai adanya potensi bisnis baru yang menggiurkan. Untuk itu, Para produsen filter air balas kapal laut di Indonesia didorong oleh PRAMARIN (Perkumpulan Praktisi Maritim Indonesia) agar bisa memproduksi …

Share Button
Read more

IMO BWM Convention Dan Peluang Jasa Pengolahan Air Ballast

Konvensi BWM IMO, yang sebutan resminya adalah “The International Convention for the Control and Management of Ships’ Ballast Water and Sediments” mulai diadopsi IMO pada tahun 2004, dan mulai diberlakukan (Entry into force) pada 8 September 2017 mendatang. “IMO BWM Convention Dan Peluang Jasa Pengolahan Air Ballast”.

Share Button
Read more

Konsekuensi Indonesia Ratifikasi Ballast Water Management Convention

Penggunaan air laut yang disedot oleh kapal dengan pompa balas kapal dan digunakan sebagai penyeimbang kapal atau untuk menstabilkan kapal di laut sesuai dengan buku stabilitas kapal yang biasanya disetujui oleh pemerintah atau badan klasifikasi yang ditunjuk, sebenarnya terjadi semenjak adanya kapal dibangun dengan menggunakan bahan material baja. Namun resikonya belum terpikirkan saat itu. “Konsekuensi Indonesia Ratifikasi Ballast Water Management Convention”.

Share Button
Read more
Translate »