Konsekuensi Indonesia Ratifikasi Ballast Water Management Convention

Penggunaan air laut yang disedot oleh kapal dengan pompa balas kapal dan digunakan sebagai penyeimbang kapal atau untuk menstabilkan kapal di laut sesuai dengan buku stabilitas kapal yang biasanya disetujui oleh pemerintah atau badan klasifikasi yang ditunjuk, sebenarnya terjadi semenjak adanya kapal dibangun dengan menggunakan bahan material baja. Namun resikonya belum terpikirkan saat itu. “Konsekuensi Indonesia Ratifikasi Ballast Water Management Convention”.

Share Button
Read more

Liburan Tanpa Macet di Jalan Tol dan Jalan Raya

|Lautindo|Transport|Jakarta – Dua minggu berturutan Indonesia mengalami libur panjang, yakni tanggal 22 – 24 April 2017 dan 29 april hingga

Share Button
Read more

Manajemen Resiko Perselisihan Perjanjian Sewa Kapal

Isi perjanjian sewa kapal yang tidak jelas dapat menyebabkan kebingungan kedua belah pihak dan berakibat adanya sengketa dikemudian hari. Kedua belah pihak baik pemilik kapal dan penyewa kapal harus mencermati klausul-klausul yang disampaikan dan diuji secara internal, bila perlu menggunakan lawyer yang memang telah menguasai hukum dan bentuk-bentuk perjanjian sewa kapal. Manajemen Resiko Perselisihan Perjanjian Sewa Kapal.

Share Button
Read more

Gandeng BPPT dan LAPAN, KKP Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

|Lautindo|KKP|Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengupayakan kerjasama dengan berbagai Lembaga dan instansi untuk memperkuat Sektor Kelautan dan Perikanan.

Share Button
Read more

Broker Kapal Asah Terampil Dengan Pengalaman Lapangan

Usaha pelayaran secara tidak langsung bertanggung jawab dan berusaha bahwa muatan kapal atau properti dalam bentuk kapal harus dapat dikirim melalui laut, dan pengusaha kapal maupun pemilik muatan pasti telah mendengar dan kadang atau sering kali memanfaatkan apa yang diistilahkan dengan “pialang kapal atau broker kapal”. Broker Kapal Asah Terampil Dengan Pengalaman Lapangan.

Share Button
Read more
Translate »