Dalam Seminggu digagalkan penyeludupan 404.385 ekor Benih Lobster

Lobster (Panulirus spp.)
Lobster (Panulirus spp.)

|Lautindo|Perikanan|Jakarta – Hanya dalam waktu satu minggu, Kepolisian Republik Indonesia bekerja sama dengan  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beserta  Kementerian Keuangan telah berhasil menggagalkan penyelundupan 404.385 ekor Benih Lobster (BL) yang bila dirupiahkan berpotensi merugikan negara senilai  Rp. 33.159.570.000,-.

Kepada media, Menteri Susi menyampaikan bahwa penindakan terhadap jaringan sindikat penyelundupan BL dilakukan di 13 (tiga belas) Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu di wilayah Batam, Bandara Soekarno Hatta, Tempat Pelelangan Ikan Kamal, wilayah Tangerang dan wilayah Jakarta Barat, selama periode 24 September s/d 30 September 2016. Kinerja ini dihasilkan kerja sama operasi antara Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim POLRI, BKIPM KKP, Satgas 115, KPU BC Type C Bandara Soekarno Hatta, BBKIPM Jakarta I, SKIPM Batam, serta Polres Metro Bandara Soekarno Hatta.

“Koordinasi antar lembaga harus semakin diperkuat, saling konsolidasi satu sama lain dan mengesampingkan egosektoral demi menyelamatkan kerugian negara akibat penyulundupan. Kesadaran dari tugas masing-masing kementerian dan lembaga, saya yakin akan membuahkan hasil yang maksimal” ungkap Susi mengapresiasi kerja sama antar lembaga yang menyelamatkan puluhan ribu benih Lobster tersebut.

Dari operasi gabungan penindakan dan penggagalan upaya penyelundupan Benih Lobseter tersebut telah diamankan 17 orang yang terlibat dalam proses pengiriman, pengangkutan, perdagangan, usaha penyelundupan BL dan sudah ditetapkan 8 (delapan) orang sebagai tersangka/pelaku.

Kronologis penangkapan

di Batam

  • Sabtu, 24 September 2016, pukul 11.00 WIB, diamankan BL sebanyak 7.569 ekor, yang disimpan dalam 2 koper dengan pemilik a.n (Mr. J). Packing barang dilakukan sebagian di Hotel FM7 Tangerang. Barang dikirim melalui cargo maskapai Garuda Bandara Soekarno Hatta dengan pengiriman a.n. (Ed). Sesampainya di Batam rencananya akan dikirim via ferry ke Singapura dengan penerima a.n. Mr. (Gb) (BL tidak diambil). Sesuai dengan BAP disisihkan sebanyak 400 ekor untuk barang bukti dan sebanyak 7.169 ekor dilepasliarkan  di Pulau Layang Batam.

di Bandara Soetta

  • Senin, 26 September 2016, pukul 13.00 WIB, diamankan sebanyak 79.000 ekor yang dimasukkan ke dalam 6 buah koper, BL berasal dari Gudang Malang, dengan tersangka 1. A.n. (Ag) (kepala gudang), 2. A.n. (Ak) (pengendali) dan 3. A.n. (Ed) (pengendali). Pemilik gudang adalah (Mr. C) dan seluruhnya dikirim atas perintah (Mr. C). Modus : dari gudang dikirim melalui cargo maskapai Garuda selanjutnya dikirim ke Jakarta.
  • Selasa, 27 September 2016, pukul 06.00 WIB, Bea Cukai mengamankan BL sebanyak 51.600 ekor dari 4 buah koper. Koper dibawa oleh (Ad) asal Banyuwangi

di Pelelangan Ikan Kamal

  • Senin, 26 September 2016, pukul 21.30 WIB, diamankan BL sebanyak 9.100 ekor milik (Ho) yang dikirim oleh driver (Ng) kepada pembeli (Ag) di Ketapang.
  • Selasa 27 September 2016, pukul 21.30 WIB di Pelelangan Ikan Kamal, diamankan BL sebanyak 6.100 ekor milik (Ho) yang dikirim oleh driver (El) dan pembeli (Ag) di Ketapang. Di gudang milik (Ag) ditemukan BL sebanyak 2000 ekor.

di Tangerang

  • Selasa, 27 September 2016 pukul 22.30 WIB dengan TKP : Jurumudi Benda Kota Tangerang, ditemukan BL sebanyak 5.130 ekor milik tersangka (HA)
  • Selasa, 27 September 2016 pukul 23.00 WIB dengan TKP : Hotel FM7, ditemukan BL sebanyak 40.000 ekor, tersangka atas nama (Dj).
  • Rabu, 28 September 2016, pukul 20.40 WIB dengan TKP : Hotel F7, diamankan BL sebanyak 9.041 ekor, tersangka a.n (Cp), terhadap barang bukti BL sudah dilepasliarkan di perairan laut Cilacap.
  • Rabu, 28 September 2016 pukul 21.40 WIB, dengan TKP : SPBU Rawa Bokor, diamankan BL sebanyak 175.007, tersangka a.n. (RZ).
  • Rabu, 29 September 2016 pukul 23.30 WIB dengan TKP : SPBU Dadap Tangerang, diamankan BL sebanyak 4.000 ekor tersangka a.n (Re) dan (Pr). Benih Lobster berasal dari Desa Babakan Pangandaran Ciamis Jawa Barat.
  • Kamis, 29 september 2016 pukul 23.30 WIB, dengan TKP Hotel FM7 Tangerang, diamankan BL sebanyak 8.000 ekor tersangka a.n. (Ac) dan (Wh). Benih Lobster berasal dari Sukabumi Jawa Barat.
  • Jum’at, 30 September 2016, pukul 12.30 WIB, TKP di dekat SPBU Bandara Soetta Tangerang, diamankan BL sebanyak 6.200 ekor, tersangka atas nama (Bs) dan (Wh). BL berasal dari Banyuwangi.

di Jakarta Barat

  • Kamis, 29 September 2016, pukul 08.00 WIB, TKP di dekat Terminal Bis Kalideres Jakarta Barat, diamankan BL sebanyak 1.638 ekor, dikirim melalui supir bis Merdeka.
Share Button

Comments

comments

Translate »