Danau Toba, Berpacu Menjadi Destinasi Wisata Utama Indonesia

lautindo malam budaya
Menko Maritim mengundang Gubernur Sumut dan 7 bupati pada malam Budaya Danau Toba

Lautindo | Dharma Hutauruk | Jakarta | Menteri Kordinator Maritim dan Sumber Daya menunjukkan keseriusannya di dalam mewujudkan Kawasan Danau Toba menjadi Destinasi Wisata Utama Indonesia setelah Bali. Tadi malam (25/5) di Gedung BPPT Jakarta, Rizal Ramli mengundang stake holder Danau Toba, yakni Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat Propinsi Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tobasa, Samosir, Dairi, Tanah Karo dan Simalungun dalam sebuah acara Malam Budaya.
Ulos terpanjang di DuniaAcara Malam Budaya ini dibuat dan ditampilkan menyongsong Otorita Danau Toba yang diharapkan akan dapat membangun berbagai fasilitas di Pulau Samosir sendiri serta daerah dan kota di tepian Danau Toba yang terletak di daratan pulau Sumatera, seperti Parapat, Balige, Muara, Bakkara, Tongging termasuk Huta Ginjang yang dari sana semua wisatawan akan terpesona melihat keindahan Danau Toba.

Sebagaimana diketahui, selama ini wisata ke Danau terbesar di Indonesia ini dikelola oleh masing-masing kabupaten, sehingga terkesan rapuh. Sebab bila ada Bupati yang tidak begitu memerhatikan budaya dan pariwisata, maka wisatawan yang ingin mengelilingi Dannau Toba akan sangat kecewa.

Tarutung
Tarutung, Sumatera Utara [istimewa]

Benny Sinaga, putra Samosir yang dibesarkan di Jerman umpamanya menyoroti perbedaan pelayanan di beberapa kota, baik di penginapan, mau pun di rumah makan dan pasar. “Pada hal, pelayanan dan etika itu sangat universal” imbuhnya. Maksud Benny dalam hal ini, adalah perhatian dinas-dinas pariwisata tiap kabupaten di dalam membina dan membangun karakter pelaku dan pebisnis wisata yang berbeda-beda. “Mestinya pelatihan dengan SOP yang standarlah” katanya mengakhiri diskusi dengan lautindo.

Oleh karena itu lah Menko Maritim merasas perlu mengajak ke 7 Pemda kabupaten dan Propinsi Sumatera Utara untuk merumuskan apa yang akan menjadi tugas pokok Otorita yang akan juga menata berbagai fasilitas dan SDM di masing-masing destinasi di ke 7 daerah tersebut.

Rizal Ramli sudah berulang kali menyampaikan potensi Danau Toba sebagai destinasi Utama, termasuk potensi sejarahnya yang berasal dari letusan Gunung Toba yang debu nya menyelimuti daratan Asia Timur. Pemandangan alam dari Pulau Samosir sendiri sudah sangat indah, oleh karena itu, pembangunan ring road mengitari Pulau Samosir akan menjadi salah satu rencana prioritas. Kata Rizal Ramli yang disambut tepuk tangan bergemuruh dari para hadirin yang memenuhi aula,

Dewasa ini Masyarakat Batak di Perantauan sudah sangat familiar dengan wisata rohani ke Salib Kasih yang menjadi Icon Tapanuli Utara. Salib yang menandai penyebaran Agama Kristen oleh Pendeta LJ Nommensen 150 tahun silam dimulai di lokasi kawasan Salib Kasih tersebut.

Demikian pula Pemda Dairi mendirikan kawasan rohani di luar Sidikalang yang menjadi tujuan wisata penganut  ke 5 Agama di Indonesia, karena masing-masing Agama diberi taman tersendiri. Taman ini mendampingi Taman TB Simatupang dan Taman M Manik yang sudah berdiri sebelumnya.

Baca juga

  1. PEMERINTAH SEPAKATI BADAN OTORITA DANAU TOBA BERBENTUK  BADAN LAYANAN UMUM (BLU)
  2. DANAU TOBA, TUJUAN WISATA (MEN) DUNIA
  3. Rizal Ramli Kembali Tegaskan Pembangunan Kawasan Danau Toba
Share Button

Comments

comments

Translate »