Ikut Bendera Kemudahan, Ekonomi Domestik Terancam

OLYMPUS DIGITAL CAMERA| LAUTINDO | SHIPS | JAKARTA | Dalam menanggapi perkembangan bendera kemudahan yang menarik bagi kapal-kapal yang ada di dunia dalam rangka melayani perdagangan internasional, maka saat itu terdapat sebelas negara yang mendirikan apa yang disebut dengan “second registries” (pendaftar kedua) untuk kapal-kapal tersebut selama kurun waktu dari tahun 1984-1998. “Ikut Bendera Kemudahan, Ekonomi Domestik Terancam”.

Bendera kemudahan (flags of convenience) adalah kapal yang menggunakan Bendera Kebangsaan Negara yang tidak sama dengan Kebangsaan dari pemilik kapal tersebut. Contoh sebuah kapal yang menggunakan bendera kemudahan itu misalnya bila pemilik kapal warga negara Indonesia tetapi kapalnya didaftarkan di Panama, sehingga kapal tersebut mempunyai register Panama.

Proses globalisasi industri maritim.
Sebelas negara dengan sistem pendaftarannya dilakukan evaluasi. Evaluasi dilakukan di Inggris (Isle of Man), Belanda, Norwegia, Perancis (di wilayah territorial Antartika Kerguelen), Denmark, Belgia (di Luxembourg), Jerman, Spanyol, Portugal, Amerika Serikat (di Kepulauan Marshall), dan Italia. Negara-negara tersebut menciptakan system baru pendaftaran kapal karena pemilik kapal pada masing-masing negara tersebut semakin banyak memindahkan kapal-kapalnya didaftarkan ke negara lain, dan sering kali terjadi penggabungan perusahaan pemilik kapal dengan bendera kemudahan luar negeri.

Lalu apa sih alasannya?. Alasan mengapa kapal-kapal tersebut dipindahkan benderanya ke luar negeri?. Jawabannya adalah sebagian besar karena alasan ekonomi.

Sebagai contoh, pemilik kapal di Norwegia, misalnya, lebih diuntungkan karena bisa mengoperasikan kapal di bawah bendera Panama atau bendera Liberia daripada di bawah bendera Norwegia sendiri. Negara-negara seperti Panama dan Liberia memperbolehkan untuk mempekerjakan awak kapal dari mana saja kebangsaannya di dunia ini, dan Panama dan Liberia mengenakan biaya pendaftaran dan biaya tonase, tapi biaya tersebut tidak besar atau tidak pula ada pajak penghasilan atas gaji-gaji pelaut atau pajak kapal. Itulah alasannya bahwa bendera pendaftaran Panama dan Liberia disebut dengan convenient (nyaman). Nyaman bagi pemilik kapal dan kapal serta pelaut bila pakai bendera Panama dan Liberia.

Memindahkan bendera kapal dari bendera Norwegia, Jerman, dan negara-negara maritim lainnya sebenarnya dapat mengancam perekonomian domestik dari negara-negara tersebut. Sudah banyak review yang dilakukan di negara-negara tersebut. Dengan pemindahan perusahaan pelayaran, maka negara asal akan kehilangan pendapatan. Tidak hanya kehilangan pajak dan lapangan kerja, tapi juga bisa menghadapi penurunan seluruh bisnis-bisnis yang berhubungan dengan kapal dan derifatifnya. Pada beberapa negara, pelayaran bisa menghadapi bencana ekonomi.

Seperti halnya kasus yang terjadi di Amerika Serikat. Isu strategisnya adalah perihal ekonomi dan isu ini menarik perhatian pemerintah Amerika Serikat. Sempat pejabat pertahanannya menyatakan keprihatinannya akan hal ini bahwa kapal-kapal milik Amerika yang terdaftar di luar negeri (memakai bendera lain) maka tidak akan mendapatkan permintaan atau mendapatkan charter selama terjadinya konflik militer.

Sekedar pengetahuan bahwa generasi pertama dari bendera kemudahan ini dilengkapi dengan penciptaan bendera kemudahan baru selama terjadinya booming bisnis pelayaran yaitu dari tahun 1960-an dan 1970-an, bendera kemudahan menawarkan biaya yang bersaing dan lebih murah untuk menarik para pemilik kapal dari negara-negara maritime di dunia. Ada 3 (tiga) negara sebagai generasi pertama negara kemudahan adalah sbb :

1. 1919, Panama
2. 1943, Honduras
3. 1948, Liberia

Sedangkan tahun-tahun berikutnya pembentukan sistem pendaftaran pada negara kemudahan sebagai berikut :
1. 1964, Cyprus
2. 1966, Singapore
3. 1973, Malta
4. 1974, Bermuda
5. 1976, Bahamas
6. 1981, Vanuatu
7. 1982, St. Vincent and
8. 1982, the Grenadines

[Ir. Sjaifuddin Thahir, MSc.]

Share Button

Comments

comments

Translate »