promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Indonesia sudah membudidayakan 40 komoditas Perikanan – LAUTINDO

Indonesia sudah membudidayakan 40 komoditas Perikanan

 

Produk Perikanan
Produk Perikanan

Lautindo|Perikanan|Jakarta| – Menanggapi pertanyaan Lautindo atas penjelasan ketua Himpunan Nelayan Indonesia Herwindo di salah satu Media, dimana Herwindo menyampaikan bahwa fokus Indonesia dewasa ini hanya 4 Komoditas, sekjen Masyarakat Perikanan Indonesia Wajan Soeta menyampaikan bahwa “Saat ini sudah ada 40 komoditas perikanan yang dibudidayakan masyarakat di Indonesia”.
Jumlah komoditas yang dibudidayakan masih bisa ditambah hingga 100 jenis dan produksinya bisa ditingkatkan hingga 60 juta ton per tahun. Pasar seafood dunia tahun 2024 diperkirakan akan mencapai 190 juta ton.

Menurun Wajan, Tiongkok  saat ini sudah membudidayakan sekitar 90 komoditas dengan produksi sekitar 34 juta ton per tahun. Dengan demikian, Indonesia punya potensi untuk mengalahkan China dalam bidang  perikanan budidaya bisa digenjot hingga 60 juta ton per tahun serta mempekerjakan 20 juta kepala keluarga. Dan apabila dijumlahkan keseluruhan yang berkarya di  hilirisasi ditambah hulunya akan bisa mempekerjakan 35 juta kepala keluarga.
u
Sebagaimana juga disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dalam evaluasi Tahunan mau pun semesteran lalu, Sektor perikanan menunjukkan pertumbuhan dalam GNP, pada hal banyak sektor lainnya mengalami pertumbuhan minus, Wajan Sudja pun menyampaikan bahwa disaat sektor ekonomi pertambangan dan manufaktur  mengalami kelesuan, Indonesia seungguhnya menyimpan potensi ekonomi aquakultur yang dahsyat yakni  US$ 240 Milyar per tahun. Angka ini  jauh melampaui sektor Migas yang hanya US$ 32 Milyar, dan juga  sektor-sektor  lainnya. “Sebagai gambaran, total ekspor kita saat ini  baru US$ 140 Milyard.” Tambahnya.
Apabila Pemerintah bersedia memberi dukungan Anggaran sebesar Rp. 7 Triliun per tahun untuk  mengembangkan teknologi, Masyarakat perikanan Indonesia yakin bahwa dalam waktu 10 tahun penghasilan devisa dari sektor perikanan akan bisa mencapai angka dahsyat (US $ 240 milyar) tersebut bisa dicapai. Dengan peningkatan teknologi perikanan diperkirakan modal kerja relatif akan lebih kecil dan teknologinya mudah dikuasai Nelayan.
Oleh karena itu, Wajan sangat mengharapkan pemerintah segera  menyadari potensi aquaculture yang kita miliki karena Ekonomi aquaculture itu sesungguhnya terbesar dari 11 sektor ekonomi kelautan. Dan oleh karena itu Wajan menegaskan agar Indonesia jangan  membatasi perikanan pada 4 komoditas saja.
Rakyat kita masih banyak yang menganggur dan miskin dan mereka butuh pekerjaan dan penghasilan.

Menanggapi penjelasan Wajan,  Herwindo menyampaikan persetujuannya. “Maksud saya 4 komoditi itu adalah yang saat ini jadi primadona, focus utama nya ke situ”.
Herwindo menambahkan bahwa komoditi lain juga di perhatikan. Tapi mengingat kemampuan pemerintah yang terbatas , maka perlu dibuat skala prioritas daripada segala macam di kerja kan.
Salah seorang Pelaku usaha perikanan, Bambang W menimpali,”Menurut Saya, baik budidaya maupun penangkapan sama pentingnya. Masalahnya sekarang dua-duanyanya salah urus”
Menanggapi pernyataan Herwindo, Wajan Sudja menyimpulkan bahwa yang dibutuhkan rakyat sesungguhnya adalah akses dan perlindungan hukum.Akses pada pasar, kapital, dan teknologi.
Tugas pemerintah adalah memastikan agar rakyat bisa mendapat akses dan perlindungan hukum.

Share Button

Comments

comments

Translate »