Kemenhub Terapkan INAPORTNET, Sistem Teknologi Informasi untuk meningkatkan Kecepatan Pelayanan Pelabuhan

Inaportnet

| LAUTINDO | Trasnsport | Jakarta | Pemerintah Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Jepang dalam hal pemberian technical assistant atau bantuan teknis dari Pemerintah Jepang kepada Indonesia dalam implementasi InaportnetMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan kerjasama tersebut saat memberikan sambutan di acara yang diprakarsai oleh Kementerian Perhubungan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), seminar Inaportnet “Strategi Peningkatan Electronic Data Interchange (EDI) pada Pelabuhan di Indonesia” di Jakarta.
 
Penerapan teknologi canggih tidak akan optimal apabila tidak didukung dengan perubahan mindset dan culture dari penggunanya. Oleh karena itu, kita perlu melakukan perubahan mindset dan culture untuk menyesuaikan dengan kemajuan teknologi terkini,” ujar Menhub Budi. “Kemenhub Terapkan INAPORTNET, Sistem Teknologi Informasi untuk meningkatkan Kecepatan Pelayanan Pelabuhan”.
 
Menhub meminta kepada Dirjen Perhubungan Laut untuk dapat menyelesaikan penerapan teknologi informasi khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok pada pertengahan Februari 2018 mendatang.
“JICA sudah memberikan suport teknologi dan bantuan teknis untuk meningkatkan implementasi inaportnet di Indonesia dan saya yakin kegiatan ini dapat bermanfaat bagi perkembangan sektor transportasi di Indonesia serta meningkatkan keakraban hubungan dengan negara Jepang,” ungkap Menhub Budi.
Ditambahkan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dwi Budi Sutrisno; “Melalui kegiatan ini kita dapat saling bertukar pikiran dalam peningkatan implementasi inaportnet di Indonesia, dan yang terpenting adalah kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman Jepang dalam menerapkan Sistem Pertukaran Data Elektronik (EDI) di pelabuhan,”.
 
Lebih lanjut Dwi menjelaskan bahwa Indonesia telah mengimplemantasikan Sistem Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange / EDI)  atau dikenal dengan nama Inaportnet di 16 pelabuhan di Indonesia dalam kurun waktu tahun 2016 – 2017.
 
“Sistem Inaportnet ini digunakan untuk meningkatkan kecepatan pelayanan kapal di pelabuhan dan menyederhanakan prosedur yang ada di pelabuhan sehingga kegiatan di pelabuhan dapat berjalan lebih efektif dan efisien serta dapat menurunkan biaya logistik,” kata Direktur Dwi.
“Untuk meningkatan implementasi Inaportnet di lapangan maka Ditjen Perhubungan Laut bekerjasama dengan JICA melaksanakan proyek kerjasama “Strategi Peningkatan Electronic Data Interchange (EDI) pada Pelabuhan di Indonesia” yang berlangsung selama 2 tahun mulai bulan April 2017 sampai dengan bulan April 2019,” jelas Dwi.
 
“Pemerintah berharap kerjasama dengan seluruh pihak termasuk dengan Pemerintah Jepang dapat terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan manfaat yang besar dalam pengembangan Inaportnet di Indonesia,” pungkas Dwi.
Share Button

Comments

comments

Translate »