Menteri Jonan; Sumatera Utara Tidak Usah Khawatir Lagi Terjadinya Desifit Listrik

PT PLN (Persero) MVPP Zaynep Sultan
PT PLN (Persero) MVPP Zaynep Sultan

| LAUTINDO | ESDM | SUMUT | Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Igansius Jonan menyatakan, “Sumatera Utara tidak usah khawatir lagi terjadinya desifit listrik karena setelah Hari Raya Idul Fitri akan ada tambahan 110 MW dari Sarulla. “Menteri Jonan; Sumatera Utara Tidak Usah Khawatir Lagi Terjadinya Desifit Listrik”.

“Saya sudah bilang dengan operator di Sarulla kalau bisa kapasitas listriknya ditambahi karena Total kapasitas Sarulla adalah 330 MW,”ujar Jonan.

Pemerintah Indonesia akan meningkatkan kapasitas listrik di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali Sumatera Utara khususnya dan Indonesia umumnya. Saat ini rasio elektrifikasi nasional 91.16%, tahun 2019 mendatang Pemerintah mentargetkan rasio elektrifikasi menjadi 99%. “8% masyarakat saat ini belum menikmati listrik dengan baik, yang menurut data kami ada sekitar 2.500 desa yang belum terlistriki sama sekali dan kalau dijumlah dengan desa-desa yang dialiri listrik alakadarnya itu kira-kira tambahan lagi kira-kira 10.000 desa. Nah inilah tugas kita bersama, tugas pemerintah yang paling kurang kalau tidak ada listrik ada lampu,” ujar Jonan.

Jonan berharap target 99% pada tahun 2019 mendatang akan dapat tercapai. “Tahun 2019 paling lambat, semua rumah tangga itu harus punya penerangan, jadi engga pakai obor lagi dan sebagainya, karena kalau tidak ketimpangannya akan semakin besar. Ini yang menjadi target utama pemerintah bahwa energi ini harus ada pemerataan,” ujar Jonan.

Menurut Jonan, Sumatera Utara tidak perlu khawatir kekurangan pasokan listrik karena dalam beberapa tahun mendatang pasokan listrik Sumatera Utara akan meningkat signifikan.”Saya kira setelah Idul Fitri itu akan ada tambahan pasokan listrik sebesar 110 MW dari Sarulla. Saya sudah bilang kepada operator Sarulla, kapasitas mereka kan 330 MW, kalau bisa coba eksplorasi lagi sampai kira-kira sampai 1 GW mestinya cadangan panas bumi untuk wilayah Sarulla dan sekitarnya mestinya bisa kalau untuk mencapai 1.000 MW,” jelas Jonan.

Selain tambahan listrik yang didapat Marine Vessel Power Plant, PT PLN (Persero) MVPP Zaynep Sultan, system kelistrikan Sumatera Utara akan ketambahan pasokan listrik dari pembangkit-pembangki yang sudah jadi sehingga total tambahan pasokan listrik Sumatera Utara hingga tahun 2019 sekitar 400 MW, “Jadi mestinya sudah cukup dengan tambahan itu, tambahan sekitar 70% dari kapasitas saat ini,”pungkas Jonan.

Saat ini daya mampu rata-rata Sistem Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) sebesar 2.100 megawatt (MW) dan beban puncak tertinggi mencapai 2.075 MW. Dengan tambahan daya 240 MW dari MVPP tersebut, Sistem Sumbagut memiliki cadangan daya sekitar 265 MW. Kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant merupakan solusi cepat dalam meningkatkan pasokan listrik, sehingga pasokan listrik pada saat Lebaran akan aman.

Share Button

Comments

comments

Translate »