promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Nelayan Pantai Utara Pulau Jawa Kapan Akan Melaut di Kepulauan Natuna? – LAUTINDO

Nelayan Pantai Utara Pulau Jawa Kapan Akan Melaut di Kepulauan Natuna?

Susi di Jepara
Dalam kunjungan kerjanya di pesisir pantai utara pulau Jawa, Menteri Susi Pudjiastuti mengadakan dialog dengan masyarakat perikanan (ist)

|Lautindo|KKP|Jepara  – Sejak masih Rizal Ramli memimpin Kementerian Kordinator bidang Kemaritiman, ramai dibicarakan rencana pemindahan eks kapal Cantrang dari Pesisir Pantai Utara Pulau Jawa ke perairan Kepulauan Natuna. Terutama dalam rangka menjadikan Natuna sebagai Pasar Ikan terbesar kedua Dunia setelah Pasar Ikan Tokyo.

Dalam rangka mensukseskan program tersebut, maka direktorat Pelabuhan Kementerian Kelautan dan Perikanan secara marathon terus mempersiapkan saran dan prasarana yang dibutuhkan sehingga mampu mengakomodir 400 an kapal penangkap ikan eks cantrang berbobot di atas 30 GT. Kerja sama juga diperlukan dengan berbagai Kementerian lain, termasuk Pertamina yang harus menyiapkan SPBBN. Demikian pula Pihak PLN yang harus mensupport listrik yang cukup untuk mengoperasikan rantai pasok dingin (Cold Storage), pihak Pekerjaan Umum untuk transportasi darat dan perumahan.

Susi di Jepara 1
Sekali lagi Susi menegaskan perlunya Nelayan melakukan penangkapan ikan dengan kapal dan alat yang ramah lingkungan (ist)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan evaluasi sejumlah aturan seiring diterbitkannya Inpres 7/2016. Diantaranya, melakukan pembenahan dalam pengukuran ulang kapal dan percepatan proses perijinan. Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) melalui Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan juga melakukan penyerahan bantuan alat tangkap secara simbolis kepada nelayan kapal eks cantrang (dibawah 30 GT) di Kabupaten Jepara. Selain itu juga diserahkan, Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, penyerahan bantuan serta percepatan proses perijinan kapal ini merupakan langkah awal untuk membenahi tata kelola perikanan tangkap dan menjalankan one stop solution melalui program gerai perizinan yang saat ini tengah digalakkan. Diharapkan, nelayan pemilik kapal dapat langsung mendatangi lokasi gerai untuk meminta verifikasi ukuran kapalnya.

“Nelayan bisa langsung datang ke gerai untuk verifikasi ukuran kapal, mendapatkan alokasi tangkapan ikan yang sesuai ketersediaannya”, ungkap Susi dalam kunjungannya ke Desa Kedung Malang, Jepara, Senin (5/9). Adapun 16 Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) baru dan 3 Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIUP) diserahkan secara simbolis dalam kesempatan tersebut.

Selain memberikan SIKPI dan SIPI secara simbolis, Susi juga melakukan pemusnahan alat tangkap cantrang dari kapal-kapal bermuatan di bawah 30 GT. Setelah itu, dilakukan penyerahan Alat Penangkapan Ikan (API) berupa gillnet milenium kepada 12 nelayan di Jepara. Di Jawa Tengah, KKP sudah memberikan bantuan gilnet milenium sebanyak 8 unit di Demak dan 18 unit di Pati.

“Saya benar-benar ingin mendukung perikanan Indonesia aman dari kegiatan illegal fishing, jadi penangkapannya pun harus benar dengan alat tangkap yang tepat. Kalau sudah tidak dipakai ya dimusnahkan saja”, pungkasnya.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginisiasi Gerakan Nasional Penyelamatan (GNP) Sumber Daya Alam (SDA) di antaranya melalui Sektor Kelautan. Salah satu sasaran yang ingin dicapai adalah pengembangan sistem data dan informasi yang terintegrasi termasuk basis data perizinan, mentoring dan evaluasi serta mendorong perbaikan tata kelola kelautan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jepara, Susi juga memberikan beberapa bantuan di sektor daya saing kelautan perikanan dan budidaya, di antaranya coolbox ice flake machine kecil sebanyak 1 paket, benih udang windu sebanyak 1 juta ekor, benih nila salin sebanyak 1 juta ekor, benih ikan bandeng sebanyak 500ribu ekor, benih udang vaname sebanyak 10 juta ekor, benih udang galah sebanyak 500ribu ekor dan bibit rumput laut kultur jaringan sebanyak 5 ton.

Selain itu, untuk operasionalnya, diberikan bantuan untuk sarana dan prasarana produksi perikanan budidaya senilai Rp 330 juta kepada Kabupaten Pati, Rp 110.000.000 Kabupaten Blora dan Rp 220.000.000 untuk Kabupaten Kendal.

Share Button

Comments

comments

Translate »