Kementerian Perhubungan Dukung Sektor Perikanan

Kemenhub Marunda| LAUTINDO | Perhubungan | Jakarta | Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Marunda, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melakukan terobosan dengan mempermudah pelayanan terhadap nelayan sebagai bentuk dukungan Kementerian Perhubungan untuk sektor perikanan. “Kementerian Perhubungan Dukung Sektor Perikanan”.

Dukungan tersebut ditunjukan dengan adanya pemberian Pas Kecil kepada Nelayan Marunda yang merupakan salah satu dokumen legalitas kapal ikan untuk melaut.

Kepala KSOP Kelas V Marunda, Yuserizal menyebutkan bahwa jumlah kapal nelayan yang berada di wilayah kerja Marunda ada 150 kapal dimana 75 kapal telah diukur kapalnya pada saat pelaksanaan gerai pengukuran kapal ikan beberapa waktu yang lalu.

“Dari 75 kapal yang telah diukur, ada 53 kapal yang telah diurus untuk diterbitkan pas kecil yang pada hari ini secara simbolis sebanyak 40 kapal nelayan akan menerima pas kecil tersebut,” ujar Yuserizal pada saat acara Kampanye Keselamatan Pelayaran sekaligus Pemberian Pas Kecil dan Life Jacket kepada Nelayan di Kantor KSOP Marunda.

Lebih lanjut, Yuserizal mengatakan bahwa dari 53 kapal yang telah diurus pas kecilnya, terdapat 40 pas kecil kapal nelayan yang diberikan secara simbolis, dan 13 kapal masih proses penerbitan pas kecil.

“Sedangkan 18 kapal lainnya yang telah diukur kapalnya, harap dapat melengkapi kekurangan dokumen pengurusan penerbitan pas kecil. Dokumen lengkap maka kami proses segera,” jelas Yuserizal.

Adapun untuk kapal-kapal ikan lainnya diimbau agar segera mengurus legalitasnya agar dapat memiliki pas kecil.

“Saya mengimbau agar kapal-kapal ikan yang belum diukur untuk segera diurus legalitasnya untuk mendapatkan pas kecil mengingat pas kecil itu merupakan bukti kepemilikan kapal dan berlaku selamanya,” ujar Yuserizal.

Sebagai informasi, Kampanye Keselamatan Pelayaran kali ini mengambil tema “Wujudkan Keselamatan Pelayaran tanpa kompromi dengan menaati aturan keselamatan pelayaran sebagai bentuk tanggung jawab bersama” tersebut dibuka oleh Kasubdit Pencegahan, Pencemaran, dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan, Dit. Kapel, Jaja Suparman yang mewakili Direktur Perkapalan dan Kepelautan.

Pada kesempatan tersebut, Jaja menekankan pentingnya keselamatan pelayaran dengan menggunakan life jacket.

“Saya minta para nelayan menggunakan life jacket, utamakan keselamatan pelayaran di setiap melaut mencari ikan. Life jacket harus dipakai saat melaut dan jangan disimpan dirumah,” tegas Jaja Suparman yang mewakili Direktur Perkapalan dan Kepelautan.

Share Button

Comments

comments

Translate »