promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Pos Indonesia, bantulah Mencerdaskan Anak Bangsa – LAUTINDO

Pos Indonesia, bantulah Mencerdaskan Anak Bangsa

RtR Launching Launching Penerbitan buku Anak Indonesia bersama Room to Read yang dihadiri oleh Duta Besar AS untuk Indonesia. Para peserta Pelatihan yang dilakukan RtR diabadikan bersama di depan hasil karya (Foto SiAtasBarita)

Lautindo|Transport|Jakarta – Dalam rangka meningkatkan minat dan kebiasaan membaca buku di Seluruh Indonesia, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar PT. Pos Indonesia membantu para pegiat literasi dengan cara menggratiskan biaya pengiriman buku-buku bacaan dari Penyumbang buku hingga Taman Bacaan Instruksi ini diberikan oleh presiden setelah mendengarkan curhatan 38 orang penggiat literasi yang diundang Presiden ke Istana Merdeka pada hari Pendidikan Nasional 2 Mei yang baru lalu.
Ke 38 orang penggiat Literasi yang diundang makan siang bersama presiden tersebut datang dari berbagai pelosok Nusantara. Mereka adalah sosok pendekar yang berjuang sendiri dan dengan cara yang unik memberikan sumbangsih berharga bagi terselenggaranya membaca buku bacaan dan menulis ide bagi masyarakat yang masih terpinggirkan.
Beberapa keluhan para penggiat diantaranya adalah mahalnya Ongkos Kirim baik buku dari donatur mau pun dari Penerbit yang dibebankan kepada mereka. Oleh karena itulah Presiden meminta Pos Indonesia menggratiskan ongkos kirim buku bacaan untuk Penggiat literasi dan Taman Bacaan MMasyarakat (TBM)
Alkisah Togu Simorangkir, S2 dari Inggris dalam bidang Lingkungan merasa prihatin melihat anak-anak di Kawasan Danau Toba tidak tersentuh buku bacaan. Di Sekolah-sekolah di Pulau Samosir pun kondisi perpustakaannya sangat memprihatinkan. Maka dia menggagas berdirinya Yayasa “Alusi Tao Toba”.
Togu dan kawan-kawan lalu mencari Sopo (rumah) yang bisa digunakan sebagai perpustakaan dan tempat belajar di desa Tomok, Samosir.
Dari Tomok Sopo Belajar ini berkembang ke desa-desa lainnya, dan kini sudah ada di 4 desa, termasuk di pinggiran Kota Balige.Kapal belajar 2.0 Pembangunan Kapal Belajar “Alusi Tao Toba” 2.0 yang sudah beroperasi membawa buku-buku bacaan bagi masyarakat terpencil pulau Samosir.

Melalui penggalangan dana, Alusi Danau Toba pun mampu membangun sebuah Kapal Belajar 2.0 yang mampu mencapai titik-titik desa yang hanya bisa dicapai melalui air Danau Toba.
Penggiat literasi lainnya memiliki pengalaman yang unik pula. Ada yang membuka lapak Taman Bacaan di sebuah mobil Bemo. Ada pula yang turun naik gunung dengan sepeda dengan bakul buku di belakang sepedanya.
Dalam kesempatan makan siang yang tanpa kuis ikan berhadiah Sepeda ini, Presiden Jokowi menjanjikan akan mengirimkan 10.000 buku untuk setiap Pegiat. Pertanyaannya adalah buku bacaan model apa yang akan diterima para pegiat?
Beberapa tahun terakhir memang sedang digiatkan Gerakan Literasi Sekolah, dimana beberapa Kota dan Kabupaten yang bahkan Propvinsi DKI Jaya pun sudah mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Literasi.
Para penggiat Literasi yang terdiri dari Akademisi dan Guru serta pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun merumuskan buku-buku yang baik untuk dibaca oleh anak yang terdiri dari beberapa jenjang usia dan kemampuan literasi.
Para penerbit diharapkan dapat menerbitkan buku yang bermutu sesuai penjenjangan yang dirumuskan oleh tim, jadi bukan berdasarkan kebutuhan proyek seperti ditengarai selama ini.
Sebuah lembaga nir laba dari Amerika Serikat di tahun 2015 mengajak para penerbit buku anak Indonesia bekerja sama mengadakan pelatihan menerbitkan buku Anak yang sesuai dengan penjenjangan. Room to Read nama lembaga tersebut mengirimkan beberapa orang tutor untuk melatih para penulis, ilustrator dan editor. Disamping itu juga melatih Pustakawan dan Taman Bacaan bagaimana menyajikan layanan buku untuk anak. Dan 15 judul buku yang diterbitkan pun dibagikan kepada berbagai Taman Bacaan dan Perpustakaan Sekolah sebagai model yang mustinya bisa ditiru para penerbit Indonesia.
Gerakan 10.000 buku dari Presiden ini diharapkan akan memacu para Penulis dan Penerbit buku bergairah menerbitkan buku bacaan bagi anak Indonesia.

Comments

comments

Translate »