Rest area untuk Truk sebagai pengurai kemacetan waktu Lebaran

Oleh Kyatmaja Lookman*
|Lautindo|Transport|Jakarta – Kemacetan yang sungguh fenomenal dalam peristiwa lebaraan 2016 telah kita ketahui dan dialami banyak pemudik. Bagaimana tidak, Dailymail-harian Ingris mewartakan bahwa  15 orang meninggal dunia. Kemacetan ini disebabkan oleh exit Brebes atau yang kita kenal juga Brexit.

Adapun penyebab utama kemacetan adalah volume kendaraan yang 3 kali lipat dari traffic yang biasa. Sekitar 300 ribu kendaraan melintas di jalan Tol selama arus mudik dan diperkirakan sejumlah itu juga akan balik ke kota2 besar. Jika kita konversi 300 ribu kendaraan ini setara 1.500km dengan asumsi 5m per kendaraan di satu lajur dan berhenti parkir maka jakarta akan terhubung dengan surabaya dan balik ke jakarta lagi. Dengan banyaknya kendaraan terjual sekitar 1juta mobil dan 8 juta motor per tahun. Saya rasa akan bertambah parah mudik tahun tahun kedepan.

Jika dianalisis lebih jauh Brexit memiliki 2 lajur dan loket pembayaran tol yang tidak terlalu banyak. Selain itu setelah exit tol di jalan arteri pantura ada per-3-an yang menjadi sumber kemacetan, karena pusat pertemuan kendaraan exit tol dan jalur pantura. Kemacetan semakin parah ketika kendaraan mogok kehabisan bbm kemudian antri di SPBU setelah brexit. Walaupun terjadi kemacetan berhari2 pemudik tetap harus makan, ke kamar kecil, melakukan ibadah, dan sebagainya. Sungguh sangat memprihatinkan ujungnya menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.

Tol baru ini sangat minim fasilitas penunjang kehidupan. Sangat prihatin juga dengan perjalanan yang sangat jauh dimana menurut para ahli kesehatan,  tubuh manusia perlu istirahat 4 jam sekali ketika berkendara untuk alasan keamanan. Ketika rest area ditutup maka terpaksa pula beristirahat di bahu jalan. Tetapi beristirahat (baca: Parkir) di bahu jalan dilarang juga karena sangat dikhawatirkan akan menyebabkan kecelakaan.

Oleh karena itu Rest area ini sangat penting sekali dibuat dan sudah beberapa kali kita utarakan ke pemerintah untuk dibuatkan rest area khusus untuk kendaraan berat.

Karena ketika ada larangan beroperasi rest area ini bisa difungsikan untuk kendaraan2 pribadi. Truk itu sangat minim fasilitas rest area. Kita tahu dengan massa kendaraan yang besar akan berakibat fatal jika kurang istirahat. Rest area rest area di jalan tol sangat penting selain sebagai pengurai kemacetan juga untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan. Selain itu bisa dibuat fasilitas2 penunjang kehidupan sehingga kedepan tidak perlu lagi nyawa anak bangsa harus hilang karena kemacetan.

Kyatmaja lookmanKyatmaja Lookman
Facebook: kyatmajalookman
Facebook: aptrindo
Twitter: kyatmaja
Linkedin: kyatmaja

Share Button

Comments

comments

Translate »