Safari Ramadhan Ignasius Jonan Targetkan Zero Accident Mudik 2016

|Lautindo|Kemhub|Jakarta| – Kesungguhan hati Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk mensukseskan target zero kecelakaan mudik lebaran tahun ini diperlihatkannya di hari-hari terakhir ini dengan cara melakukan Safari Ramadhan. Bukan untuk berbuka puasa bersama dengan para Kepala Dinas Perhubungan di daerah, atau dengan para Direktur Pelabuhan Laut atau Udara, namun melakukan inspeksi terhadap kesiapan pasukannya melayani para penumpang, pengguna fasilitas Bandara, Anjungan di Pelabuhan, Stasiun Kereta Api dan Terminal Bus. Safari Ramadhan Ignasius Jonan Targetkan Zero Accident Mudik 2016.

Jonan naik Segway di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan,Blk
Ign. Jonan naik Segway di Bandara Sepinggan yang dia nilai terbaik di Indonesia. Dalam pemeriksaan kesiapan Bandara, Pelabuhan laut, Stasiun KA, dan Terminal Bis, Jonan memerintahkan untuk tidak memeriksa secara sampling.

Ignasius Jonan menerangkan bahwa menjelang masa mudik Lebaran 2016, Kementerian Perhubungan akan dan sudah melakukan rampcheck seluruh angkutan umum yang akan digunakan, baik pada sektor transportasi darat, laut, udara, maupun perkeretaapian. Hal tersebut dilakukan guna mencapai target zero accident yang dicanangkan Kemenhub pada masa mudik Lebaran tahun ini.

Pemeriksaan kelaikan kendaraan masih terus berlangsung. Selain pemeriksaan terhadap sarana angkutan umum, prasarana seperti bandara, pelabuhan, dan stasiun juga akan diperiksa. “Saya, didampingi sejumlah pejabat akan terus mengecek kesiapan sarana prasana transportasi jelang angkutan lebaran. Usai dari Yogyakarta, hari ini (16/6) saya juga melakukan pengecekan di sejumlah kota seperti Malang, Banyuwangi, Banjarmasin, dan besok (17/6) akan dilanjutkan ke Balikpapan, Batam dan Lampung.” Tegas Menteri Jonan.

Untuk memastikan pelayanan Kereta Api malam umpamanya, Jonan sebagai penumpang biasa di KA malam “Gajayana” naik dari Yogyakarta menuju Malang. Di dalam gerbong petugas pemeriksa tiket menyapanya, “Mohon tiket nya pak” yang disambut menteri dengan senyum kecapekan, sambil menyerahkan tiketnya, Maklum berangkat pkl 02.00 pagi.

Untuk memastikan kesiapan Angkutan Umum mudik tahun ini, Kementerian Perhubungan sudah mengecek secara keseluruhan (tidak sampling) kesiapan angkutan umum untuk mudik. Termasuk sekitar 519 pesawat udara, 1.100 kapal penyeberangan, 1.400 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dan lebih dari 350 lokomotif yang akan beroperasi saat Idul Fitri. Jonan cukup puas namun untuk memastikan lancarnya mudik dia menjanjikan dan memastikan, “akan ada penambahan angkutan untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik 2016, rata-rata penambahan 3 sampai 4 persen. Dan untuk armada bus yang akan digunakan sebagai transportasi mudik, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi, yakni harus memiliki speedometer, P3K, rem tangan, dan lampu remnya tidak putus. Dan untuk Sopir harus memiliki SIM. Jika bus tidak memiliki kriteria tersebut, tidak akan lolos menjadi angkutan mudik.”

Share Button

Comments

comments

Translate »