Tana Toraja Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

Tana Toraja [pedomanwisata.com]
Tana Toraja [pedomanwisata.com]
| LAUTINDO | PARIWISATA | TANA TORAJA | Wakil Presiden, Jusuf Kalla menggelar rapat khusus awal bulan Februari ini, yang membahas pentingnya Kawasan Pariwisata Toraja, Sulawesi Selatan masuk kedalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN. Arahan Wapres ini segera ditindaklanjuti oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dengan mempersiapkan tim khusus percepatan pengembangan destinasi wisata yang terdiri dari perwakilan Kementerian Lembaga terkait. “Tana Toraja Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional”.

Dalam tindaklanjutnya Tim khusus ini telah menyelenggarakan rakor dengan Pemda Sul-Sel dan Pemkab Tana Toraja serta Pemkab Toraja Utara yang dipimpin Deputi IV Kemenko Maritim, Safri Burhanuddin di Makasar pada Selasa (07/02) yang menyepakati Toraja masuk sebagai KSPN ke-11.

Tim khusus percepatan pengembangan destinasi wisata ini langsung bergerak cepat melakukan giat kunjungan lapangan ke Toraja yang di dampingi oleh Bupati Tana Toraja, Nico Biringkanae. Tim khusus pada tahap awal ini akan fokus pada identifikasi pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan Bandara di Toraja sebagai aksebilitas penting pungkas Deputi IV. Rencana pembangunan Bandara ini selain yang sudah eksis yakni Bandara Pongtiku juga pembangunan Bandara Buntu Kuni di Tana Toraja.

Hal ini memang menjadi sangat penting dan menjadi prioritas mengingat perjalanan darat menuju Toraja dari Makasar membutuhkan sekitar 9 jam, dan menjadi permasalahan bagi turis asing yang mengakui keindahan Toraja namun perjalanan darat membuat mereka kapok untuk kembali lagi sebagaimana disampaikan Bupati Tator Nico.

Tenaga Ahli Menko Kemaritiman bidang pariwisata, Maesita menyampaikan rencana masterplan percepatan pengembangan destinasi wisata Toraja ini akan dikerjasamakan dengan Bank Dunia sebagaimana masterplan destinasi Borobudur dan Danau Toba, namun Karena proses ini memakan waktu yang cukup lama maka tim khusus gabungan kementerian dan Lembaga ini dapat segera berjalan mendahului untuk mengidentifikasi serta mempersiapkan perencanaan anggaran pembangunan dengan target penyelesaian maksimal tahun 2019.

 

Menanggapi Tana Toraja masuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, mengatakan, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mengembangkan wisata di Toraja. Menurutnya, Toraja harus dikembangkan untuk menjadi wisata yang utama dan bahkan menjadi energi pariwisata di Sulsel.

“Prioritas adalah Bandara Buntu Kuni harus terbangun kalau kita mau bicara soal pariwisata. Tidak ada alternatif lain. Semua pihak harus mendukung rencana ini,” kata Nico. [Setmenko Bidang Kemaritiman RI & sulselprov.go.id]

Share Button

Comments

comments

Translate »