Terobosan Menhub Budi Karya, “Pelindo Satu Satunya Pengelola Pelabuhan”

Pelabuhan Panjang Lampung

| Lautindo | Jakarta | Peningkatan peran BUMN pelabuhan khususnya Pelindo, harus segera diupayakan untuk mempercepat target yang ditentukan oleh Pemerintah guna meningkatkan konektivitas barang dan orang. Seperti diketahui, selama ini pengelolaan pelabuhan seperti peti kemas dikelola oleh 2 institusi yakni Pelindo dan Kemenhub, hal ini dirasakan menjadi salah satu potensi kurang cepat dan kurang lugasnya pertumbuhan dan perkembangan pelabuhan di Indonesia.

Memperhatikan situasi tersebut, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi akan menyerahkan pengelolaan pelabuhan-pelabuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang selama ini berada di bawah pengelolaan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada BUMN Pelabuhan yakni PT Pelindo, yaitu Pelindo I, II, III, IV, sehingga ke depan Kemenhub akan fokus sebagai regulator saja, bukan operator.

“Pelindo I, II, III, IV itu kan beberapa pelabuhannya itu dikelola dengan dua instansi. Dikelola oleh Perhubungan tapi juga dikelola Pelindo. Jadi kita akan upayakan pelabuhan seperti itu akan kita serahkan ke Pelindo. Supaya jelas, Kemenhub sebagai regulator dan Pelindo sebagai operator,” Tegas Pak Menteri Budi Karya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Budi Karya usai rapat koordinasi di Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/8). Terobosan Menhub Budi Karya, “Pelindo Satu Satunya Pengelola Pelabuhan”

Di tempat yang sama, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyatakan rencana tersebut sebagai ide yang bagus. “Kami siap mengoperasikan pelabuhan yang selama ini dikelola UPT (Unit Pelayanan Teknis),” ujar Bambang.

Ditambahkan Bambang, rencana tersebut dapat membuat konektivitas barang dan orang di pelabuhan semakin baik. Pelindo bahkan mungkin tak sekadar mengelola, tapi juga membeli asetnya sehingga ada pengembalian anggaran pendapatan dan belanja negara.

Share Button

Comments

comments

Translate »