Perancis Tolak Pembangunan Terowongan Channel

Channel Tunel
Terowongan Channel

| LAUTINDO | Transport | International | Perancis menolak gagasan Menteri Luan Negeri Inggris Boris Johnson, untuk membangun terowongan raksasa melintasi Selat Inggris dengan alasan ada beberapa banyak proyek besar Eropa yang harus diselesaikan lebih dulu. “Perancis Tolak Pembangunan Terowongan Channel”.

“Semua gagasan pantas dipertimbangkan, bahkan yang paling tidak masuk akal,” kata Bruno Le Maire, Menteri Keuangan Perancis.

“Kami memiliki proyek infrastruktur besar di Eropa yang rumit untuk dibiayai. Sebaiknya selesaikan hal-hal yang sudah berlangsung sebelum memikirkan yang baru.” kata Menteri Keuangan Perancis Le Maire.

Dibutuhkan waktu dua abad bagi Inggris untuk mewujudkan pembangunan Terowongan Channel, yang pernah disarankan oleh kaisar Perancis Napoleon Bonaparte, meskipun tautan darat telah berulang kali menjadi fokus perhatian tentang imigrasi ilegal.

“Keberhasilan ekonomi kita bergantung pada infrastruktur yang baik dan koneksi yang baik. Haruskah Terowongan Channel menjadi langkah awal? ” kicau tweet Menlu Johnson.

Menlu Johnson tidak menyebutkan gagasan tentang jembatan secara eksplisit di depan umum dan tidak jelas apakah ada diskusi terperinci yang telah terjadi.

Share Button

Comments

comments

Translate »