promosyon promosyon powerbank http://mrnreklam.com.tr promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon promosyon powerbank promosyon Tiga Pengusaha Indonesia Terdepan Terkaya di 2017 – LAUTINDO

Tiga Pengusaha Indonesia Terdepan Terkaya di 2017

Uang Republik Indonesia
Uang Republik Indonesia

| LAUTINDO | Ragam | Jakarta | Ini dia Tiga Pengusaha Indonesia Terdepan Terkaya di 2017, meski belum masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia, namun bisnis mereka sangat kinclong moncer dan booming – dua di bidang teknologi dan satu di ritel mewah – membuat mereka yang harus wajib disebut sebagai Pengusaha Terdepan Terkaya yang sahib diperhitungkan. “Tiga Pengusaha Indonesia Terdepan Terkaya di 2017 verse Forbes”.

Nadiem
Nadiem Makarim

 

Nadiem Makarim, 33

Mendirikan Go-Jek pada tahun 2010, yang hingga kini menjadi perusahaan rintisan paling moncer kinerja dan penghasilannya di Indonesia.

Pada bulan Agustus 2016, perusahaan tersebut mengumpulkan $ 550 juta dari investor swasta dengan valuasi $ 1,3 miliar. Aplikasi yang beroperasi di 50 kota di seluruh negeri dan mencakup layanan pengiriman makanan dan pembayaran online, dilaporkan sedang dalam proses mengumpulkan $ 1,2 miliar lagi dalam sebuah putaran yang dipimpin oleh raksasa layanan Internet Tencent di China dengan valuasi sebesar $ 3 miliar.

Makarim mendapat gelar M.B.A. dari Harvard dan bekerja sebagai associate di firma konsultan McKinsey sebelum terjun ke dunia start-up Indonesia, Go-Jek. Hingga kini Go-Jek tidak mengkonfirmasi besaran saham Nadiem Makarim, namun berdasarkan perkiraan terbaik bisa setinggi 10%.

Henky Setiawan
Henky Setiawan

Hengky Setiawan, 48

Setiawan memulai karirnya pada tahun 1992 sebagai penjual kartu telepon prabayar dari kios mungil berukuran dua persegi. Kini perusahaannya, PT Tiphone Mobile Indonesia yang diperdagangkan secara publik adalah distributor kartu telepon prabayar terbesar di negara ini, dengan lebih dari 450 outlet dan pendapatan $ 2 miliar. Hengky, yang memiliki sekitar 50% saham perusahaan dengan saudara laki-lakinya Welly and Ferry, bernilai sekitar $ 280 juta.

 

Stefanus Lo
Stefanus Lo

Stefanus Lo, 50

Lulus dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1990 dengan gelar sarjana teknik sipil, Stefanus Lo bergabung dalam bisnis keluarga dan mengubahnya menjadi PT Central Mega Kencana, peritel perhiasan terbesar di Indonesia. Dengan pendapatan $ 148 juta pada tahun 2016. Perusahaan ini memiliki empat merek yang melayani berbagai kelompok pendapatan, mulai dari konsumen menengah hingga tinggi: Frank & Co, Mondial, Miss Mondial dan The Palace. Pada bulan November 2017, perusahaan merayakan pembukaan toko ke-50.

[ForbesCom]

Comments

comments

Translate »