TNI AL menangkap Kapal buruan Interpol di perairan pulau Bintan

Begini Trik Kapal Buruan Interpol Kelabuhi Menteri Susi  

Petugas gabungan memeriksa salah satu dari 10 kapal nelayan asing yang ditenggelamkan di perairan Batam, Kepulauan Riau, 22 Februari 2016. Selain di Batam, delapan kapal di Pulau Datuk (Kalimantan Barat), sepuluh kapal di Bitung (Sulawesi Utara) juga ditenggelamkan hari ini. ANTARA/M N Kanwa

Jakarta – Kapal MV Viking yang baru ditangkap di perairan Indonesia,  selama ini telah menjadi buruan operasi Interpol. Menteri KKP Susi Pujiastuti menegaskan akan segera ditenggelamkan setelah melewati pemeriksaan.
“Kami menargetkan segera melakukan penenggelaman,” kata Susi Pudjiastuti dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, 26 Februari 2016.

Kapal MV Viking, yang disebutkan Susi sebagai Kapal buran Interpol , diinformasikan berganti nama 13 kali. Demikian pula berganti bendera  12 kali, Jadi bisa dikatakan bahwa  status kapal itu  kapal nirkewarganegaraan (stateless vessel).

Kapal tersebut selama ini diduga telah melanggar hukum dan konvensi internasional serta diduga menangkap ikan secara ilegal

Sebelumnya dilaporkan bahwa Tim gabungan TNI AL dibawah pimpinan Komandan Lantamal IV/Tanjungpinang Kolonel Laut (P) S. Irawan telah menangkap ABK Kapal FV Viking di perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, yang selama ini menjadi buronan Interpol Norwegia atas sejumlah kejahatan.

Kolonel Laut (P) S. Irawan di Tanjungberakit, Jumat, mengatakan penangkapan dilakukan anggota TNI AL yang bertugas di KRI Sultan Toha Saifuddin-376 dan Helikopter Bolco NP 408, Kamis sore.

“KRI Sultan Toha berhasil merapat dan menggiring FV Viking menuju Pangkalan TNI AL di Tanjunguban,” ujarnya.

Berdasarkan pesan rahasia Interpol Norwegia, kapal ini telah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera, dan mengubah delapan kali tanda panggilan.

TNI AL menangkap 11 awak kapal berkebangsaan Myanmar, Argentina, Peru, dan Indonesia. “Bos dalam kapal itu adalah WN Myanmar,” ucap Irawan.

Comments

comments

Leave a Reply

Translate »